Wednesday, 16 January 2013

TIPS BERBISNIS PAKAIAN / BAJU


Kita tahu bahwa pakaian merupakan kebutuhan primer manusia selain dari makanan dan tempat tinggal. Jadi berbisnis dalam bidang fashion atau pakaian tidak akan pernah ada matinya, khususnya pakaian wanita karena memang wanita sangat identik dengan mode atau perkembangan dunia fashion.

Setiap kali kita ingin memulai bisnis, apapun jenis bisnisnya entah itu coffee shop, jasa periklanan, jasa penyewaan atau bahkan dalam bidang manufaktur pakaian, kita membutuhkan yang namanya business plan atau yang sering disebut dengan rencana bisnis agar bisnis menjadi terarah sesuai dengan visi dan misi yang akan dicapai.

Selain dari business plan ada beberapa unsur yang harus Anda perhatikan ketika Anda ingin memulai bisnis dalam bidang manufaktur pakaian / baju diantaranya:

  1. Nama Bisnis Anda. Buatlah nama untuk bisnis pakaian Anda. Dalam hal ini Anda akan menjalani proses yang cukup ribet. Mulai dari mempersiapkan dokumen (seperti akta pendirian perusahaan, surat keterangan domisili, NPWP, SIUP dan sebagainya) hingga mendaftarkan nama bisnis / perusahaan Anda untuk mendapatkan lisensi, karena Anda akan membayar pajak dari usaha yang dijalankan.
  2. Pekerjakan orang – orang yang tepat dalam bisnis Anda. Anda bukanlah seorang “Super” yang dapat mengerjakan segala sesuatunya dengan sendiri. Anda pasti membutuhkan orang - orang yang dapat membantu Anda untuk memproduksi baju. Tidak masalah Jika Anda membeli barang yang sudah setengah jadi ataupun sudah jadi untuk dipasarkan kembali. Yang jelas Anda membutuhkan tim untuk mengerjakan produksi Anda entah itu produksi dari awal hingga akhir (mulai dari pemilihan bahan sampai menjadi baju yang sudah siap pakai) atau hanya pemasarannya saja.
  3. Temukan Supplier. Ketika Anda ingin menjalankan bisnis ini tentunya Anda tidak bisa kerja sendiri. Anda akan memerlukan orang yang ahli di bidangnya yang akan membantu Anda untuk mencapai goal bisnis Anda. Salah satunya adalah supplier baju. Anda memerlukan supplier baju yang dapat memasok dalam jumlah yang tepat (besar atau kecil tergantung dengan kebutuhan bisnis Anda). Temukan supplier baju yang benar – benar cocok dengan konsep bisnis pakaian / baju Anda.
  4. Ketahui Market Anda. Market atau pasar adalah hal mendasar yang dapat membuat bisnis Anda berhasil atau tidak. Jadi sebelum Anda memulai bisnis ini, pastikan Anda sudah mempunyai gambaran market-nya seperti apa? Siapa saja? Umur berapa? Dimana saja? Dan sebagainya. Ketika bisnis Anda sudah berjalan, Anda dapat berbicara atau bertanya kepada pelanggan Anda, pengecer baju Anda atau bahkan supplier baju yang mengambil barang dari perusahaan Anda untuk mengetahui kebutuhan pasar selanjutnya.
  5. Buat Contoh Produk. Anda Akan membutuhkan sample produk untuk mendapatkan pemesanan dari calon pembeli. Terkadang pembeli membutuhkan contoh jadi untuk dinilai secara keseluruhan bahwa produksi pakaian / baju Anda bagus atau tidak. Buatlah beberapa contoh untuk setiap mode yang Anda tawarkan.
  6. Lakukan Pendekatan dengan Agent atau Potensial klient. Tanpa adanya pendekatan / approaching kepada calon pembeli, maka Anda akan mengalami kesulitan untuk memasarkan produk Anda. Telphone mereka. Buat janji untuk membicarakan atau sekedar memperkenalkan produk Anda
  7. kepada mereka. Dan terus follow up.


Sumber: http://forum.detik.com



No comments:

Post a Comment