Friday, 25 January 2013

STORY OF THE MONTH : "Cerita Hijabmu"

Story of the month HIJAB CANTIK yang berjudul "Cerita Hijabmu" adalah kumpulan cerita dari para sahabat - sahabat cantik yang dengan senang hati berbagi cerita tentang kisah mereka menggunakan hijab untuk pertama kalinya. Kisah dari setiap orang itu berbeda-beda dan juga menginspirasi.

Sebagai kisah perdana, salah seorang sahabat cantik akan berbagi cerita yang sangat inspiratif, semoga dapat membuka hati para sahabat diluar sana...


***

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Perkenalkan  nama lengkap saya Retno Widjiningrum, dan punya nama beken “Enno”.
Saya adalah lulusan S1 Teknik Arsitektur Universitas Diponegoro Semarang.
Saat ini saya bekerja sebagai Freelancer desainer grafis, Freelancer guru Bahasa Inggris di LPIA Kalisari, serta Senior Manager di Oriflame Indonesia di club SimpleBizNet.






Saya mulai memakai hijab sejak tanggal 1 Januari 2006 dengan alasan karena ingin menunaikan kewajiban seorang muslimah karena Allah SWT. Ada sosok yang tidak terlalu akrab tetapi melalui dia lah saya mendapatkan hidayah untuk segera berhijab. Yaitu seorang office boy di tempat saya bekerja (PT Vision).

Di pertengahan tahun 2005 dia bertanya kepada saya (namanya mas Sapet), "Mba Enno kapan nih mau pakai jilbab? Kan kewajiban dari Allah SWT untuk muslimah."
Kemudian saya langsung tertohok sambil menjawab ketus karena merasa kok dia yang seorang office boy lancang gitu ya nyuruh-nyuruh saya berhijab?
Saya pun menjawab, "Nanti mas kalau sudah menikah."
Ehh si mas Sapet jawab lagi, "Kenapa mesti ditunda-tunda sampai menikah? Kan sudah kewajiban. Kalau yang namanya kewajiban tapi tidak dilaksanakan akan menjadi dosa loh, mba Enno."
Sejak itu saya mikir dan merenung terus. :)
Akhirnya saya mulai mencicil membeli bebarapa jilbab dan pakaian panjang deh. 

Bismillaahirrahmaanirrahiim...
Setelah memantapkan hati bahwa saya akan mengenakan hijab sebagai bukti ketaatan saya kepada Allah SWT maka saya berjanji tidak akan melepasnya sampai ajal menjemput saya. Dan tentu sambil terus memperbaiki akhlak dan ibadah saya. :)

Ayah saya waktu itu kebetulan belum terlalu paham tentang Islam sehingga agak sedikit protes kalau saya kerepotan ganti pakaian setiap ada tamu datang ke rumah. Hehe... Ibu saya mendukung saja apa yang menjadi keputusan saya dan gak lama setelah itu, ibu saya pun berhijab. Adik perempuan saya baru tahun 2011 mengikuti untuk berhijab. :)

Ada seorang sahabat saya di SMU, namanya Rahmapuspita, merupakan sosok yang menginspirasi saya. Sejak SMP Rahma sudah berhijab. Saat kelas 3 SMA saya baru mengenal dia lebih dekat. Rahma tidak pernah mengajak saya berhijab tetapi dia hanya melakukan kebaikan-kebaikan dari cara dia bicara (sopan banged) dan kalau melihat dia rasanya teduh, cantik, cerdas, dan alim. Sempurna sekali menurut saya. :)

Saya tipe orang yang tidak modis begitupun dari segi memakai hijab. Yang menurut saya cocok dengan bentuk wajah saya lah yang saya kenakan, yaitu dengan jilbab segi-empat dan inner topi. Yang wajib adalah "menutupi bagian dada" serta pakaian yang saya kenakan tidak transparan, tidak ketat, dan menutupi bagian (maaf) bokong.

Ex-boss saya menginterogasi selama 2 jam di hari pertama saya berhijab. Beliau non-Muslim dan di bulan-bulan awal saya berhijab beliau seringkali menghubung-hubungkan penyakit sakit kepala saya dengan jilbab. Padahal menurut saya itu karena saya menderita tekanan darah rendah. Itulah cobaan di awal-awal saya berhijab. 
Dan yang pasti mengenakan hijab itu justru adem lohh dan sama sekali tidak mempengaruhi pekerjaan. :)


Pesan saya bagi anda yg belum berhijab saat ini:
1) Berhijablah sesegera mungkin mumpung masih hidup sebagai bukti ketaatan Anda kepada Allah SWT. Lilahi ta'ala. TITIK.
Bukan karena ingin lebih cantik, ingin lebih terkenal, ingin ganti gaya, maupun dipaksa oleh siapa pun. Melainkan semata-mata karena Allah SWT. InsyaAllah akan jauh lebih damai di hati, lebih berkah, dan menginspirasi teman-teman yang lain.
2) Berhijablah yang benar-benar berhijab. Jadi jangan sudah berhijab tetapi masih suka bergunjing, masih suka berduaan dengan non-muhrim di tempat sepi, masih suka mendekatkan diri kepada kemaksiatan, maupun masih memakai pakaian yang transparan dan ketat. Na 'udzubillahi mindzalik.
Yuuk kita sama-sama meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan kita baik secara pakaian maupun akhlak kita! :)


Bagaimana pendapat anda terhadap Hijab Cantik?
Sebuah komunitas seperti Hijab Cantik akan sangat bermanfaat bagi teman-teman Muslimah tentu jika visi-misinya benar-benar untuk kebaikan yaa. Ditunggu postingan bermanfaat maupun event-event seru dari Hijab Cantik dan saya doakan Hijab Cantik bisa memberikan berkah untuk kita semua. Amiin ya rabbal 'aalamiin. :)

Wassalamu 'alaikuum 
\enNo


No comments:

Post a Comment